Cinta Menurut Jalaluddin Rumi

"Kata pujangga, cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan. Sungguh, cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya, serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta." -Jalaluddin Rumi

Sebuah kata yang bisa mengubah seseorang, entah dari sikap, tujuan, harapan, dapat merubah segala-galanya. Andaikan cinta itu bisa sepenuhnya kira persembahkan pada Sang Maha Pemberi Cinta, Sang Maha Penyayang, begitu damai dan tentramnya hati. Bersandar pada Sang Maha Pengasih. Apalagi yang dapat memupuskan harapan, jika sebuah harapan telah dijalankan atas dasar landasan terkuat yang tak ada bandingannya.

Begitu terasa sulitnya untuk bisa menggapai naungan-Nya, merasa terlalu jauh untuk digapai, namun nyatanya diri sendiri yang terlalu jauh berbelok berliku-liku dari jalan-Nya.

Sebuah tuntunan hidup yang kompleks, yang semuanya sudah teratur melalui Firman-Nya dan melalui kekasih-Nya Rasulullah, namun ada saja alasan untuk menjalani apa yang tak seharusnya. Begitu kuat cinta-Nya Dia berikan, namun begitu lemah jiwa menangkap sinyalnya. Hanya butuh cinta agar bisa memaknai sebaik-baik kehidupan.


#AmateurWriter

Komentar