Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Pulang - Leila S. Chudori

Gambar
  "Pulang" itu kemana? Rumah? Rumah itu apa? Bangunan? Keluarga? Identitas? Negara? Atau sesuatu yang bisa jadi tidak ada? / Buku ini berlatar belakang sejarah, lebih tepatnya peristiwa politik dari tahun 1965-1998 . Posisi sejarah di sini bukan hanya sekedar background tapi luka hidup dan pembentukan identitas tokoh. Tentang sekelompok eksil politik yang terkena dampak tragedi politik tahun 1965 , yang mengakibatkan mereka terluntang-lantung di negeri orang, tapi tidak bisa pulang ke negerinya sendiri. Kehidupan di Paris mulai tahun 1968 dan setelahnya. Dibuka dengan peristiwa Mei 1968 di Prancis yang memperlihatkan dinamika politik global dan personal para tokoh eksil. 1984 yang menyoroti propaganda Orde Baru , menggambarkan realitas sosial di Indonesia, termasuk mewajibkan menonton film "Pengkhianatan G30S/PKI" setiap tanggal 30 September. Yang dinilai sebagai propaganda pemerintah untuk mencecoki rakyatnya dengan mencap kelompok tertentu sebagai pemberontak.  ...

Apakah Kita Masih Berpikir, atau Hanya Merespons? - Kenapa Buku ini Masih Relevan?

Gambar
Banyak orang bilang bahwa buku seperti Pendidikan Kaum Tertindas mungkin sudah tidak terlalu relevan hari ini. Alasannya terdengar sederhana dan cukup masuk akal: sekarang orang-orang dianggap sudah lebih kritis, lebih berani berpendapat, dan jauh lebih mudah mengakses informasi. Sekilas, anggapan itu memang sulit dibantah. Hari ini, orang lebih sering berbicara, lebih cepat mengkritik, dan lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Hampir semua orang punya opini, dan hampir semua hal bisa segera ditanggapi. Satu kejadian muncul, beberapa menit kemudian sudah ada ratusan sudut pandang, analisis, bahkan penilaian moral yang terasa sangat yakin. Semua orang seperti punya posisi. Semua orang seperti tahu harus berpihak ke mana. Namun, di tengah kondisi seperti itu, muncul satu pertanyaan yang tidak selalu nyaman untuk diajukan: apakah semua itu benar-benar menunjukkan kesadaran, atau hanya bentuk baru dari hal yang sama? Karena kalau diperhatikan, banyak dari apa yang kita sebut seba...