Ruang
Banyak keindahan yang ditawarkan duniawi, namun terkadang semesta terlalu asyik bercanda hingga memporak-porandakan semuanya.
Kita sering luput, terlalu terbuai dengan keindahan sampai lupa menyisikan sedikit ruang tempat kekecewaan. Hingga pada titik klimaks kebahagiaan lantas semesta mulai tak terkendali dan menampar dengan dengan realitas yang lain, diri tidak siap untuk menanggungnya, mendobrak ruang yang penuh dengan keindahan sehingga ruang itu hancur menyisakan pecahan luka.
Berbahagialah seperlunya, nikmati seutuhnya. Tapi jangan lupa untuk sedikit menyisakan ruang kekecewaan agar ketika badai datang tidak mengobrak-abrik semua kebahagiaan itu.
Komentar
Posting Komentar