Quotes Inspiratif dalam Buku Muslim Produktif Zaman Digital - PART I


 "Ciptakanlah karya-karya yang menginspirasi dan mencerahkan. Apa pun bentuknya, apa pun jenisnya sesuai keahlian masing-masing." -hal 99


Muslim Produktif Zaman Digital
Zein Mukhlis
Jakarta, 2019
PT Elex Media Komputindo
ISBN 978-623-00-0443-9
ix+209 hlm
"Betapa kalimat ini telah menancap kuat di hati pemeluknya, tak akan ada yang bisa mengalahkannya. Hal ini terbukti dari dari perjuangan para sahabat terdahulu yang dengan totalitas rela bertaruh nyawa demi sebuah kemuliaan di sisi Tuhannya." -Hal 3

"Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tak dodapatkan pada diri selain orang-orang muknin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur. Maka yang demikian itu baik baginya. Apabila memperoleh kesusahan maka ia bersabar. Maka yang demikian itu juga kebaikan baginya." (HR. Muslim)

"Berawal dari dipaksa yang berakibat terpaksa akhirnya akan menjadi terbiasa." -Hal 27

"... karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diiberi rahmat oleh Tuhanku." (QS. Yusuf: 53)

"Amatlah rugi, siapa yang hidupnya hanya diisi hal yang standar-standar saja. Amatlah rugi siapa yang waktu hidupnya hanya termanfaatkan untuk mendamba kesenangan yang fana. Amatlah rugi bagi siapa saja yang hidupnya hanya diisi memburu kesenangan dunia. Dan sungguh rugi mereka yang hidupnya melupakan bahwa suatu saat akan ada kehidupan yang jauh lebih abadi, kekal selama-lamanya." -Hal 38

"Kefakiran seorang muslim akan lebih dekat pada kefakiran daripada muslim yang kaya harta." -hal 39

Mengutip kata-kata dari Aa Gym, "mulailah sesuatu dari hal-hal kecil, mulailah dari diri sendiri dan mulailah dari sekarang juga." -Hal 46

"Menjadi pemuda muslim, dengan segala kelebihan yang melekat pada dirinya, semestinya mereka mampu untuk 'berbicara'." -Hal 48

"Pemuda muslim zaman now memiliki musuh yang sebenarnya jauh lebih dahsyat dan berbahaya daripada senjata api atau senjata tajam. Nama senjata itu tak lain adalah internet dan gawai." -Hal 50

"Tak sepantasnya seorang muslim masa kini hanya berdiam diri, malas, suka bergalau ria dan hidup dalam kemiskinan karya." -Hal 50

"Sudah saatnya sebagai generasi milenial muslim, kita turut "berbicara" sekaligus berlomba-berlomba dalam hak kebaikan. Jangan sampai kemajuan teknologi melalaikan diri tiap jiwa-jiwa muda khususnya dalam menyampaikan misi dakwah Islam yang rahmatan lil alamin." -Hal 52

"Mumpung masih muda, semua potensi yang Allah titipkan hendaknya digunakan dengan benar." -Hal 55

"Kenalilah potensi yang dimiliki yang telah dianugerahkan oleh Tuhan. Potensi ini bisa kita kenali dan temukan dengan cara sederhana seperti melihat apa sajakah aktiviras yang paling membuat kita betah berlama-lama di sana. Tentu saja yang perlu digarisbawahi adalah betah berlma-lama dalam koridor yang positif." -Hal 56

"Terbukalah dengan hhal-hal baru. Jangan pernah batasi untuk mengeplorasi minat dan bakat yang terpendam dalam diri." -Hal 60

"Patutlah kiranya kita tanamkan semboyan dalam hati, 'Inilah saya sebagai muslim, dan inilah prestasi saya'." -Hal 61

"Informasi begitu membanjiri dan tak ada kendali yang lebih baik selain masing-masing dari diri kita sendiri. Terbukalah, tapi juga selektiflah." -Hal 62

Kata Aa' Gym, "Kalau kita tak bertemu di saudara seakidah, kita bertemu sebagai saudara sebangsa." -Hal 66

"Muslim yang baik adalah mereka yang tetap berusaha mengikuti tren perkembangan zaman, namun tetap dalam koridor batas aturan islam." -Hal 73

"Aku takut pada hari di mana teknologi akan melampaui interaksi manusia, sehingga akan melahirkan generasi yang idiot." (Albert Einstein)

"Jika Anda bermedia sosial kemudian tak belajar darinya, tidak tertawa, tak terisnpirasi atau tak berjejaring, maka Anda salah paham dalam menggunakaknnya." (Germany Kent)

"Berkeluh kesah secara intensif di ruang publik maya bukanlah tindakan yang bijak untuk dilakukan. Yang ada justru mengumumkan diri bila kita hanyalah seorang yang lemah, pesimistis, dan pastinya tak ada kerjaan lain yang lebih produktif." -hal 89

"Ketahuilah, bila dakwah hanya dilakukan dengan ceramah, maka dunia hanya perlu lidah, tak perlu anggota tubuh yang lain." (Salim A. Fillah)

"Lakukan segala apa yang mampu kalian amalkan. Sesungguhnya Allah tidak akan jemu sampai kalian merasa jemu." (HR. Bukhari)

"Apapun profesi yang kalian tekuni saat ini, setidanya wariskanlah satu buku saja pada generasi mendatang." -Hal 99
 
Itulah beberapa kata-kata dari buku tersebut, semoga bermanfaat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gambaran Nyata Perjuangan Palestina, Review Novel 24 JAM Karya Farah Qoonita

Pulang - Leila S. Chudori

Pokoknya Makan Mie Ayam Dulu, Mati Kemudian