Resume Kajian Filsafat Sosial oleh Kakanda Saifullah Bonto (Part 1)



Resume ini dibuat untuk menjadi arsip rangkuman dari kajian yang diadakan oleh Pk. IMM Al Birr dengan tema Kajian Filsafat Sosial yang dibawakan oleh Kakanda Saifullah Bonto di room google meet.

Jadi saya disclaimer diawal, bahwa resume ini atas apa yang saya dapatkan dari ppt pemateri, penjelasan pemateri, yang saya pahami, serta tambahan referensi dari google.



• Filsafat

Berasal dari kata Philo (cinta) dan Shopos (Kebijaksanaan)

Dalam bahasa Yunani ada 3 kata ungkapan yang sering digunakan untuk mengungkapkan cinta, yakni: eros, philia dan agape

Eros adalah cinta seksual, yang didasarkan pada nafsu/birahi. Di sini, orang lain tidak dipandang sebagai person/subyek melainkan hanya sebagai obyek. Penghargaan terhadap orang lain sebagai pribadi tidak ada. Satu-satunya yang ada ialah nafsu “ego”. Eros merupakan cinta yang terarah kepada orang lain tetapi ditujukan demi kepuasan pribadi orang yang mencintai. Dengan kata lain, cinta ini terarah kepada diri sendiri. Orang lain dilihat bukan karena pribadi melainkan didasarkan pada jenis kelamin semata. Bahasa sederhana nya pemateri yakni mencintai sesuatu yang bersifat fisik. Kata ini juga berasal dari nama Dewa Yunani, Eros.

Philia adalah cinta persahabatan. Di sini, cinta bersifat relasional. Orang lain telah dipandang sebagai pribadi yang mempunyai kekhasan/keunikan dan kualitas tersendiri: cantik, lembut, pengertian, dan seterusnya. Cinta philia tidak dibatasi oleh jenis kelamin tetapi terbuka kepada semua, baik pria maupun wanita. Jenis ini yang mencintai pada tingkat kenyamanan.

Agape adalah cinta kepada ketuhanan. Jika kamu mendalami subjek religi, kemungkinan besar kamu telah mengetahui jenis cinta yang satu ini. Agape merujuk pada rasa cinta tanpa kondisi yang selfless terhadap orang lain dan rasa cinta antara Tuhan dengan manusia. “Agape adalah jenis cinta yang menyentuh sisi spiritual seseorang, melibatkan rasa empati yang besar. Cinta seperti ini berarti kita menerima, memaafkan, dan mempercayai orang lain,” jelas Cate. Konsep dari pengorbanan dalam agape sering dikatakan sebagai ‘bentuk cinta yang tertinggi’, terutama dalam agama. Dalam Islam konsep agape ini tertuang dalam kalimat yang sering kita dengar dalam pernikahan seseorang, yakni sakinah mawadah warahmah.

Dan kenapa kata filsafat berasal dari kata philia, agar kita nyaman, berteman, dan bersahabat dengan kebijaksanaan.

Filsafat cenderung diartikan dengan ilmu yang hanya berlandaskan logika tanpa mengundang hati, padahal dalam filsafat kita harus menggunakan dua dimensi ini, harus melalui hati dan akal. Tidak bisa hanya hati saja, pun tidak bisa hanya akal saja untuk mencapai kebijaksanaan.

Dalam Filsafat ada Logika dimana menggunakan akal, serta ada Etika dan Estetika yang dimana ini menggunakan hati.

Cara untuk mencapai kebijaksanaan ini melalui tahapan,

1. Memperjelas konsep

2. Mengkritisi

3. Membangun Argumentasi

Ketiga tahapan ini dalam filsafat juga disebut sebagai Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi.


• SOSIAL

Sosial dalam beberapa pendapat,

 Hos Cokroaminoto; Sosial dari kata Socius, yang bisa diartikan dengan ‘teman’, ‘kita’, dan bermasyarakat, dsb.

 Agama; dalam Al-Hujurat ayat 13, kita diperintahkan untuk saling mengenal.

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.”

 Arsitoteles; zoom politicon yang berarti makhluk yang bersosial.

Jadi jelas bahwa sosial adalah bagaimana cara kita berinteraksi dengan masyarakat dan lingkungan sekitar kita. Jiwa sosial adalah fitrah seorang manusia, jadi jika ada yang mau hidup sendiri dan anti sosial berarti dia telah kehilangan fitrahnya sebagai manusia.

Jadi dari beberapa uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa Filsafat Sosial adalah ilmu yang mempelajari masalah-masalah sosial dengan pendekatan filosofis.



Pendekatan filosofis artinya, pendekatan secara komprehensif. Harus menyeluruh, tidak boleh setengah-setengah. Melihat dari segala sudut pandang yang ada.


Lanjut Part 2 kalau rajin :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gambaran Nyata Perjuangan Palestina, Review Novel 24 JAM Karya Farah Qoonita

Pulang - Leila S. Chudori

Pokoknya Makan Mie Ayam Dulu, Mati Kemudian